"Dan mereka tidak menyiksa orang-orang mukmin itu melainkan karena orang-orang mukmin itu beriman kepada Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji". (QS. al-Buruj (85) : 8)

Sabtu, 28 Februari 2015

URUSAN JIHAD (30)

Dari Ma’n bin Yazid r.a. ia berkata; saya mendengar Rasulullah s.a.w. bersabda : “Tidak ada tambahan pada bagian rampasan perang kecuali sesudah seperlimanya”. Diriwayatkan oleh Ahmad, Abu Daud dan disahkan oleh Tohawy.

Sesudah seperlimanya = sesudah dipotong seperlima untuk keperluan Sabilillah dan bagian Rasulullah.
------------------------------------
Tarjamah BULUGHUL MARAM, Ibnu Hajar Asqalany, Penerbit : PT. Alma’arif Bandung, Cetakan ke tujuh, 1984, Bab Kitabul Jihad, halaman 480.

Jumat, 27 Februari 2015

Sunnat Dhuhur (4)

Umm Habibah r.a. berkata : Rasulullah s.a.w. bersabda : Siapa yang rajin melakukan sebelum Dhuhur dan sesudah Dhuhur empat-empat raka’at Allah akan mengharamkannya dari api neraka. (HR. Abu Dawud dan Attirmidzy).
----------------------
Tarjamah RIADHUS SHALIHIN II, Salim Bahreisy, Penerbit PT Alma’arif Bandung, Cetakan keempat 1979, halaman 185.

Kamis, 26 Februari 2015

Jiwa yang Berpuas dengan Islam

Kemanapun bumi dipijak, bacaan Al-Qur'an dalam shalat selalu sama, indahnya Islam, semua suku, bangsa, keturunan tiada kecuali takwa. Islam telah menggariskan bahwa syarat amal diterima adalah iman ,maka bila dia beriman, dia adalah saudara, karena penentunya iman. Dalam Islam, keutamaan takwa melebihi segala dan ketaatan jauh lebih bernilai dibandingkan harta.
Dalam Islam benar dan salah tidak terkait dengan waktu dan tempat, tapi sudah dibakukan dengan Al-Qur'an dan As-Sunnah yang tepat, maka siapa mengucap dan berbuat berdasar Kitabullah & Sunnah,baginya kebaikan dan keutamaan dan jauhlah dia dari murka Allah. Kita meyakini ba'da berpikir dan meneliti bahwa Islam satu-satunya, agama yang diridhai-Nya, lagi sempurna dan paripurna ajarannya. Maka berbahagialah siapapun yang dicukupkan jiwanya dengan Islam, sehingga tak tertarik dan silau, tertipu dengan hal yang melalaikan.
Segala puji bagi Allah atas nikmatnya diri menikmati Islam. Mahasuci Allah yang telah menciptakan jiwa yang berpuas dengan Islam. (Ustadz Felix Siauw).

Ksatria Wanita Islam

TIME TUNNEL. Bertamu melewati lorong waktu ke rumah sahabiah mulia dari Bani Mazim An-Najar. Sebuah keluarga mulia yang bertetangga dengan Rasulullah  ﷺ di surga kelak.
Yupz..., dari penuturan beliau Nusaibah binti Ka’ab bin Amru bin Auf bin Mabdzul Al-Anshariyah, salah seorang dari dua wanita yang bersegera bersama para utusan Anshar yang datang ke Mekkah untuk berbai'at kepada Rasulullah  ﷺ. Ummu 'Umarah atau Ummu 'Imaarah adalah seorang wanita dan ibu yang memiliki keutamaan dan kebaikan, pemberani, ksatria dan suka berjihad di jalan Allah ta'ala. 
Beliau menuturkan peristiwa Uhud yang banyak memberikan makna bagi kaum Muslimin masa itu hingga sekarang akan pentingnya patuh pada perkataan Rasulullah  ﷺ. Kala itu Ummu "Umarah berangkat bersama suaminya, Ghaziyah bin Amru bersama kedua putranya Abdullah dan Hubaib dari suami yang pertama (Zaid bin Ashim bin Amru).
Saat itu tugasnya hanyalah berada digaris belakang, mengantar minuman dan merawat yang terluka. Tatkala terlihat oleh Ummu 'Umarah kaum musyrikin Quraisy terus memburu Nabi  ﷺ yang hanya di kawal oleh 12 prajurit Anshar hingga mengakibatkan Rasulullah  ﷺ terluka, darah mengucur dari bibir dan topi baja beliau pecah akibat lemparan batu Utbah bin Abu Waqqash. Kening Rasulullah  ﷺ terluka sabetan pedang Abdullah bin Syihab dan atunan pedang Ibn Qamiah mengenai pelipis Rasulullah  ﷺ hingga mengakibatkan dua pecahan topi baja menusuk pelipis Nabi  ﷺ.
Thalhah  bin Ubaidillah dan Sa'ad bin Abu Waqqash yang tak henti-hentinya melepaskan anak panah ke arah musuh segera merapat melindungi Nabi  ﷺ. Sementara itu Abu Ubaidah menghampiri Nabi ﷺ mencabut pecahan baja dari pipi beliau. Dengan sigap Malik bin Sinan menghisap darah beliau hingga bersih. Kemudian mereka kembali bertempur hingga syahid. Abu Thalhah Zaid bin Sahl menjaga Nabi  ﷺ tanpa lengah. Sementara Sahl bin Hanif terus melepas anak panah ke arah musuh, Abu Dujana menjadi perisai Nabi  ﷺ.  Datang Abdurrahman bin 'Auf membantu hingga tubuhnya dipenuhi 20 luka. Syammas bin Utsman melindungi Nabi dengan sabetan pedangnya bergerak ke segenap arah ancaman kepada Nabi  ﷺ hingga syahidnya. Qatadah bin Nu'man bertahan di depan Nabi  ﷺ menepis anak panah yang datang dengan tubuhnya. Wahb bin Qabus dan Harits bin Utbah pun bertarung sengit melindungi Nabi  ﷺ hingga syahid.
Ummu 'Umarah tak tinggal diam, dengan pedang ia berusaha menikam Ibn Qamiah. Putra beliau, Abdullah bin Zaid pun terluka bersimbah darah melindungi Rasulullah  ﷺ. Ummu 'Umarah terus menyemangati putranya untuk bangkit menggempur musuh. 
"Tak ada orang sekuat engaku, Ummu 'Umarah!", seru Nabi  ﷺ.
Ummu 'Umarah meminta kepada Nabi  ﷺ agar diperkenankan menemani beliau di Surga. Nabi ﷺ pun berdo'a, "Ya Allah, jadikanlah mereka teman-temanku di Surga".
Setelah itu setiap Nabi  ﷺ menoleh ke kiri atau ke kanan dilihatnya Ummu 'Umarah bertarung. Rasulullah  ﷺ lalu mengajak kaum Muslim bergabung ke bukit Uhud untuk menahan gempuran serangan musuh.
--------------------------------
Inspirasi :
Hayat Muhammad (Sejarah Hidup Muhammad), Dr. Muhammad Husain Haekal, Ph.D, Penerbit : P.T. Pustaka Litera Antar Nusa Jakarta-Bogor, Cetakan Kesebelas, Januari 1990, halaman 300-304.
Taht Râyah al-Rasûl (Perang Muhammad), Dr. Nizar Abazhah, Penerbit Zaman Jakarta, Cetakan Pertama 1432 H / 2011 M, halaman 98-102.
Nisaa' Haular Rasul, Mahmud Mahdi Al Istanbuli dan Musthafa Abu An Nashr Asy Syalabi (Para Penulis), Mengenal Shahabiah Nabi s.a.w. (Edisi Indonesia), Abu Umar Abdullah Asy Syarif (Penterjemah), At-Tibyan Solo, halaman 252 – 256.

URUSAN JIHAD (29)

Dari Ibnu Umar r.a. ia berkata; Rasulullah mengutus sepasukan tentara, dan saya ada beserta mereka, menuju Nejd, dan mereka mendapat tawanan (rampasan) unta yang banyak, maka adalah bagian mereka duabelas unta dan ditambah seekor seekor”. Muttafaq ‘alaih.

Dari padanya r.a. ia berkata; “Rasulullah s.a.w. membagi waktu perang Khaibar, bagi pasukan berkuda dua bagian, dan bagi (barisan) yang berjalan kaki satu bagian”
. Muttafaq ‘alaih, dan lafadh hadits ini dalam Bukhary.

Dan menurut riwayat Abu Daud; “Rasulullah memberi bagian untuk orang dan kudanya tiga bagian : Dua bagian untuk kudanya dan satu bagian untuk orangnya”.
------------------------------------
Tarjamah BULUGHUL MARAM, Ibnu Hajar Asqalany, Penerbit : PT. Alma’arif Bandung, Cetakan ke tujuh, 1984, Bab Kitabul Jihad, halaman 479.

Rabu, 25 Februari 2015

Hugo and Fubar

Manga Gensō Suikoden III - The Successor of Fate.  Suatu hari Hugo, Aila dan Jimba berburu binatang. Jimba mengajarkan supaya memahami perasaan mangsa agar tahu kemana dia akan bergerak lalu tarik busur dan tembak.
Lulu
Tiba-tiba mereka melihat burung Nasar berterbangan diudara seperti menandakan mereka melihat mangsa besar. Kemudian mereka segera menyelidiki arah datangnya keributan itu, dan menemukan seekor Gryphon (wujudnya perpasuan antara elang dengan singa) tergeletak tewas dengan panah dimana-mana. Mereka menemukan seekor anak Gryphon dibawah sayap Gryphon besar tadi, dan mereka Gryphon kecil itupun menjadi teman bermain Hugo.
Sersan Joe adalah salah satu pengasuh Hugo, dia mengajarkan watak suku Karaya, jika mereka menemukan 10 mangsa maka mereka hanya akan menangkap satu atau sesuai yang dibutuhkan suku.
Hari-hari terus berlalu, persahabatan Hugo dan Fubar kian terikat. Hingga Fubar tumbuh besar dan hendak dijual ke investor oleh sukunya, karena tubuhnya yang kian besar akan membahayakan penduduk. Malam hari sebelum kedatangan investor, Hugo berencana membebaskan Fubar. Tetapi ia belum mampu mengenal alam bebas lebih dekat dan dia terperangkap jebakan srigala suku Karaya, sukunya Hugo.
Dan segerombolan srigala pun sudah siap melumat Fubar, Hugo tidak tinggal diam dan ia melindungi Fubar hingga Hugo terdesak. Dan muncullah kebuasan Fubar melindungi Hugo dari serangan srigala.
Dan akhirnya mereka menobatkan Hugo dan Fubar sebagai ksatria baru Karaya. 
(sumber Manga Gensō Suikoden III - The Successor of Fate 1 karya Aki Shimizu, Kadokawa Corporation, Tokyo Japan 2002).

Sunnat Dhuhur (3)

‘Aisyah r.a. berkata : Biasa Rasulullah s.a.w. sholat di rumahku sebelum Dhuhur empat raka’at, kemudian keluar ke masjid, kemudian kembali sesudah sholat Dhuhur sholat dua raka’at, dan sholat maghrib kemudian masuk kerumahku sholat dua raka’at, dan sholat Isya’ kemudian masuk ke rumahku sholat dua raka’at. (HR. Muslim).
----------------------
Tarjamah RIADHUS SHALIHIN II, Salim Bahreisy, Penerbit PT Alma’arif Bandung, Cetakan keempat 1979, halaman 184.

Pasukan Terbaik Utsmani

Pasukan Yeniseri adalah pasukan yang baru memeluk Islam, pasukan militer yang direkrut dari anak-anak Kristen dan Yahudi korban perang, perekrutan ini dikenal dengan sistem devsirme (perekrutan kaum non-Muslim menjadi tentara kaum Muslim). Turki Utsmani masa Murad I dan Beyazid memberikan kesempatan kepada mereka seluas-luasnya jenjang karir militer untuk memperoleh kehormatan yang sama sebagaimana kaum Muslim. Sebagian besar mereka akhirnya memilih memeluk Islam.
Foto : FantasyLost
Divisi pasukan Yeniseri paling terkenal dalam sejarah Utsmani, karena ketakwaan dan kepiawaian mereka dalam berperang. Walaupun pada awalnya pasukan ini kerap mengadakan pemberontakan. Tetapi saat Sultan Mehmed II berkuasa beliau menambahkan sekitar 7.000 personil dari pengawal pribadinya kepada devisi Yeniseri untuk menambah loyalitas kepadanya. Sultan Mehmed II jiga menempatkan ulama disetiap barak tentaranya, untuk memastikan keikhlasan niat mereka dan kedekatan mereka kepada dzat yang Maha Memberi Kemenangan.
Untuk membangun kedekatan dan menyatukan tujuan Sultan Mehmed kerap menjamu makan dan menekankan pentingnya kedekatan diri kepada Allah ta'ala. Dan Sultan Mehmed II pun sering sholat berjamaah dengan pasukannya untuk menjaga kadar keimanan dan semangat mereka, memberikan tausiyah dan mengingatkan akan kemuliaan pasukan yang dapat menaklukkan Konstantinopel.
Pada perkembangan selanjutnya, pasukan Yeniseri direkrut dari anak-anak yang berusia 8 - 20 tahun. Kemudian mereka dikumpulkan di barak militer khusus (seperti Akademi Militer) untuk dilatih dan dibentuk menjadi tentara terbaik dengan Al-Qur'an dan ibadah ritual sebagai pelajaran wajib bagi Yeniseri Muslim. Tidak heran bila setengah pasukan Yeniseri selalu melakukan sholat tahajjud, ahli puasa dan penghafal Al-Qur'an. Selain melatih fisik dan mental. Pasukan Yeniseri juga dilatih ilmu-ilmu sains dan pada tingkatan tertentu, mereka dijuruskan berdasarkan potensi masing-masing. Dari akademi Yeniseri diharapkan terlahir tentara ataupun aparatur negara yang profesional. (Muhammad Al-Fatih 1453; Felix Y. Siauw; Penerbit : Al-Fatih Press, Jakarta Utara; Cetakan ke-7, Juni 2014, halaman 103-118).

Selasa, 24 Februari 2015

URUSAN JIHAD (28)

Dari Abu Sa’id Alkhudriyyi r.a. beliau berkata; Kami mendapat tawanan-tawanan wanita pada perang Authas, mereka punya suami. Mereka (shahabat-shahabat) menjauhi dosa, lalu Allah ta’ala turunkan ayat : “Dan (diharamkan mengawini) wanita-wanita yang telah bersuami, selain orang-orang yang di bawah kekuasaanmu dan seterusnya. (Al-ayah)”. Dikeluarkan oleh Muslim.
------------------------------------
Tarjamah BULUGHUL MARAM, Ibnu Hajar Asqalany, Penerbit : PT. Alma’arif Bandung, Cetakan ke tujuh, 1984, Bab Kitabul Jihad, halaman 478-479.

Senin, 23 Februari 2015

Sunnat Dhuhur (2)

‘Aisyah r.a. berkata : Adanya Nabi tidak pernah meninggalkan sholat sunnat empat raka’at sebelum Dhuhur. (HR. Buchary).
----------------------
Tarjamah RIADHUS SHALIHIN II, Salim Bahreisy, Penerbit PT Alma’arif Bandung, Cetakan keempat 1979, halaman 184.

Minggu, 22 Februari 2015

Aila

Manga Gensō Suikoden III - The Successor of Fate. Aila (Teni Star) usianya baru 15 tahun, dia adalah seorang gadis prajurit dari suku Karaya dengan kekuatan magis yang belum berkembang baru sekedar berkemampuan untuk berbicara dengan roh. Rune yang dimilikinya adalah Shield Rune atau Earth Rune. Dia meninggalkan Karaya Village mengejar Sarah, dan pada saat dia kembali, desanya telah terbakar habis. Dia kemudian mengembara bersama Geddoe dan teman-temannya, Unit-12 dari Southern Frontier Defense Angkatan Harmonian. Dalam Caleria ia mengembangkan kekaguman yang mendalam untuk soda, dan terus ketika Unit 12 bergabung dengan pasukan di Puri Budehuc; akan sejauh untuk menawarkan soda untuk semua suku Karaya yang datang ke istana. Dia mulai belajar membaca di sana dengan bantuan dari Ernie. Setelah peristiwa Suikoden 3 dia terus bepergian dengan Twelfth Harmonian Southern Frontier Defense Force Unit, sebagai trainee.
Perkembangan senjata Aila mulai dari Da Tar (Level 1-7); Dana Da Tar (Level 8-12) dan Lata Da Tar (Level 13-16).  (sumber Suikosource  dan Manga Gensō Suikoden III - The Successor of Fate karya Aki Shimizu, Kadokawa Corporation, Tokyo Japan 2002).

URUSAN JIHAD (27)

Dari Jubair bin Muth’im r.a.; Bahwasanya Nabi bersabda : ditentang tawanan perang Badar : “Kalaulah Muth’im bin Adi masih hidup dan ia menerangkan kepadaku tentang orang-orang yang kotor itu, niscaya aku tinggalkan mereka untuk dia”. Diriwayatkan oleh Bukhary.
------------------------------------
Tarjamah BULUGHUL MARAM, Ibnu Hajar Asqalany, Penerbit : PT. Alma’arif Bandung, Cetakan ke tujuh, 1984, Bab Kitabul Jihad, halaman 478.

Sabtu, 21 Februari 2015

Sunnat Dhuhur (1)

Ibn Umar r.a. berkata : Saya telah sholat bersama Nabi dua raka’at sunnat sebelum dhuhur dan dua raka’at sesudahnya. (HR. Buchary, Muslim).
----------------------
Tarjamah RIADHUS SHALIHIN II, Salim Bahreisy, Penerbit PT Alma’arif Bandung, Cetakan keempat 1979, halaman 184.

Jumat, 20 Februari 2015

Musholla Nurush-Shobah Karangayu Semarang

Musholla Nurush-Shobah
Jl. Anjasmoro I RT 02 RW 03
Kelurahan Karangayu Kecamatan Semarang Barat
Kotamadia Semarang

URUSAN JIHAD (26)

Dari Shakhr bin Ailah, bahwasanya Nabi s.a.w. bersabda : “Sesungguhnya kaum itu apabila mereka masuk Islam, mereka dapat menjaga darahnya (nyawanya) dan harta-bendanya”. Dikeluarkan oleh Abu Daud dan rawi-rawinya dapat dipercaya.
------------------------------------
Tarjamah BULUGHUL MARAM, Ibnu Hajar Asqalany, Penerbit : PT. Alma’arif Bandung, Cetakan ke tujuh, 1984, Bab Kitabul Jihad, halaman 478.

Manfa'at Tsaum

SELERA NUSANTARA. Selepas menikmati Nasi Goreng di Warung Bakmi / Nasi Goreng Suroboyo di Jl. Sumurboto Dalam I No. 3 Semarang pertama kali dulu. TravelNusa (Traveler Nusantara) tak pernah lepas untuk menyempatkan mampir ke Warung Makan ini, mencoba menu-menu yang lain seperti Mie Goreng, Cap Cay dan Nasi Goreng Ruwet (kalau di Warung Bubur Kacang Ijo, menu ini lebih dikenal dengan Magelangan, Nasi Goreng dengan isi mie).
Yang selalu aku perhatikan di setiap sajian makanan di warung ini tak lepas dari geprekan bawang putih (bahasa Arab = Tsaum) sebagai bumbu utama. Salah satu bumbu menu-menu masakan Indonesia ini, bawang putih bermanfaat untuk orang yang kedinginan, membuka penyumbatan, mengusir angin, membersihkan perut, melancarkan urine dan menangkal sengatan binatang berbisa, dengan cara dibalurkan pada bagian tubuh yang terkena sengatan, maka bisanya keluar. (Mukhtashar Zadul-Ma'ad, Ibnu Qayyim al-Jauziyah, 328).
Dari sisi rasa olahan menu masakan di warung makan pak Rudy juara dibandingkan dengan olahan warung sepanjang kawasan Ngesrep - Tembalang.

Kamis, 19 Februari 2015

Sunnat Berbaring Sesudah Sunnat Fajar Atas Pinggang Kanan Baik Ia Bertahajjud Pada Waktu Malam Atau Tidak (2)

Abu Hurairah r.a. berkata Rasulullah s.a.w. bersabda Jika telah selesai salah seorang kamu dari sunnat subuh, hendaknya berbaring di atas pinggang kanannya. (HR. Abu Dawud dan Attirmidzy).
----------------------
Tarjamah RIADHUS SHALIHIN II, Salim Bahreisy, Penerbit PT Alma’arif Bandung, Cetakan keempat 1979, halaman 183.

Ringkasan Amalan-amalan di Hari Jum'at

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
  1. Mandi dan membuat istri mandi
  2. Bersiwak
  3. Berhias dengan pakaian yang paling bagus (khusus laki-laki)
  4. Mengenakan parfum (khusus laki-laki)
  5. Bersegera menghadiri sholat Jum'at, datang awal ke masjid untuk melakukan ibadah-ibadah sunnah seperti sholat, membaca Al-Qur'an, berdzikir dan lain-lain
  6. Berjalan kaki menuju sholat Jum'at
  7. Sholat tahiyyatul masjid (meski khatib sedang khutbah)
  8. Mendekat kepada khatib, tidak memisahkan antara dua orang dan tidak melangkahi pundak-pundak manusia
  9. Sholat sunnah mutlak (umum) sebelum khatib datang
  10. Diam, mendengar khutbah dan tidak berbuat yang sia-sia seperti memainkan kerikil, jari-jari, HP, jenggot dan lain-lain
  11. Sholat Jum'at wajib bagi laki-laki
  12. Sholat sunnah setelah Jum'at 2 atau 4 raka'at
  13. Membaca surat Al-Kahfi di malam dan hari Jum'at
  14. Memperbanyak shalawat dan salam kepada Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam di malam dan hari Jum'at
  15. Memperbanyak doa, terutama saat khatib naik mimbar sampai sholat dan setelah sholat Ashar sampai maghrib.
 وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم

Rabu, 18 Februari 2015

URUSAN JIHAD (25)

Dari ‘Imran bin Hushain r.a.; “Bahwasanya Rasulullah s.a.w. menebus dua orang laki-laki Islam dengan seorang laki-laki musyrik”. Dikeluarkan dan disahkan oleh Tirmidzy, dan asalnya dalam Muslim.
------------------------------------
Tarjamah BULUGHUL MARAM, Ibnu Hajar Asqalany, Penerbit : PT. Alma’arif Bandung, Cetakan ke tujuh, 1984, Bab Kitabul Jihad, halaman 478.

Selasa, 17 Februari 2015

Manusia Termulia

Ketika Rasulullah s.a.w. ditanya seseorang soal manusia yang termulia, maka Rasulullah s.a.w. menjawab, dialah yang baik dimasa jahiliyah dan baik dalam masa Islam, yaitu mereka yang mengerti benar-benar syariat Islam. (baca Tarjamah Riadhus Shalihin 1 karya Salim Bahreisy, halaman 94-95).
Dulu aku berpikir bahwa takdir itu telah dituliskan, apakah kita termasuk orang baik atau orang jahat. Tetapi ternyata Allah ta'ala memesankan bahwa menjadi orang taqwa itu diupayakan sekuat tenaga sebatas kesanggupan kita (TQS. Al-Taqhaabun (64) : 16). Jika terus istiqomah bertaqwa, Allah ta'ala menjanjikan akan memberi furqon (petunjuk yang dapat membedakan antara yang hak dan yang batil) (TQS. Al-Anfaal (8) : 29).

Terimakasih ya Robb, Engkau kembalikan aku pada jalan-Mu. Jaga aku untuk tetap istiqomah dalam syariat-Mu dan tutuplah aibku, aib keluargaku, aib saudara-saudaraku seiman dan aib lingkunganku dimana pun berada.

Sunnat Berbaring Sesudah Sunnat Fajar Atas Pinggang Kanan Baik Ia Bertahajjud Pada Waktu Malam Atau Tidak (1)

‘Aisyah r.a. berkata : Adanya Nabi jika selesai sholat sunnat fajar, maka berbaring pada pinggang kanannya. (HR. Buchary).

‘Aisyah r.a. berkata : Adanya Nabi sholat di antara Isya’ dan Subuh sebelas raka’at, salam pada tiap dua raka’at dan sholat witir satu raka’at. Dan bila telah mendengar suara mu’adzdzim bangun sholat dua raka’at yang ringan, kemudian berbaring pada pinggang kanannya hingga datang mu’adzdzin untuk beriqomat. (HR. Muslim).
----------------------
Tarjamah RIADHUS SHALIHIN II, Salim Bahreisy, Penerbit PT Alma’arif Bandung, Cetakan keempat 1979, halaman 183.

Datuk Indomo

Haji Abdulmalik Abdulkarim Amrullah atau lebih dikenal dengan Hamka, lahir di desa Kampung Molek, Maninjau, Sumatera Barat, 17 Februari 1908. Belakangan beliau diberi sebutan Buya, yang berasal dari kata abi, abuya dalam bahasa Arab, berarti ayahku, atau seseorang yang dihormat. (Filsafat Pendidikan Islam, H. Ramayulis dan Samsul Nizar, 349).
Di dalam buku "Tafsir Al-Azhar Juzu' XXVI"-nya Prof Dr. Haji Abdulmalik Abdulkarim Amrullah (Hamka) di halaman 237 - 238, ketika beliau menafsirkan QS. Al-Hujuraat : 11, menceritakan bahwa ketika beliau lahir diberi nama Abdulmalik oleh ayahnya, karena banyaknya nama anak Abdulmalik di kampung beliau, akhirnya semua diimbuhi dengan gelar tambahan. Prof. Dr. Hamka sewaktu kecil sekitar 6 tahun mendapat imbuhan gelar "Si Malik Periuk", karena diam-diam beliau suka membuka periuk yang berisi ikan pengat kesukaan ayahanda untuk dimakannya bersama nasi ketika andung dan ibunya tidak dirumah.
Ketika berumur 15 tahun, atas kesepakatan ninik-mamak beliau diberi gelar Datuk Indomo. Namun sebelum ada ketetapan memakai gelar Datuk itu masih dicalonkan buat beliau gelar Faqih Sari Endah atau Sutan Majo Endah. Tetapi Datuk Indomo itulah yang kemudian ditetapan oleh ninik-mamak persukuan beliau. Dan setelah berhaji pada tahun 1927 (pada usia 19 tahun) ditambahlah dengan sebutan Haji Datuk Indomo.
-----------------
Kepustakaan :
Tafsir Al-Azhar Juzu' XXVI, Prof Dr. Haji Abdulmalik Abdulkarim Amrullah (Hamka), Penerbit Pustaka Islam Surabaya, cetakan ketiga 1984.
Filsafat Pendidikan Islam : Tela'ah Sistem Pendidikan dan Pemikiran Para Tokohnya, H. Ramayulis dan Samsul Nizar, Penerbit Kalam Mulia Yogyakarta, 2009.

Senin, 16 Februari 2015

Buat Musuh Kelelahan sambil Menghemat Tenaga

Ketika Berposisi Lebih Unggul, Strategi 4 Seni Perang Sun Tzu. Buat musuh kelelahan sambil menghemat tenaga (Yi Yi Dai Lao). Adalah sebuah keuntungan, merencanakan waktu dan tempat pertempuran. Dengan cara ini, anda akan tahu kapan dan di mana pertempuran akan berlangsung, sementara musuh anda tidak. Dorong musuh anda untuk menggunakan tenaga secara sia-sia sambil anda mengumpulkan / menghemat tenaga. Saat ia lelah dan bingung, anda dapat menyerangnya.  (sumber : wikipedia dan Pandangan Kafy).

URUSAN JIHAD (24)

Dari Sa’id bin Jubair r.a.; “Bahwasanya Rasulullah s.a.w. pada perang Badar membunuh tiga orang, ditahan dan dilempar sampai mati”. Dikeluarkan oleh Abu Daud dalam Marasil dan rawi-rawinya dapat dipercaya.
------------------------------------
Tarjamah BULUGHUL MARAM, Ibnu Hajar Asqalany, Penerbit : PT. Alma’arif Bandung, Cetakan ke tujuh, 1984, Bab Kitabul Jihad, halaman 477-478.

Minggu, 15 Februari 2015

Sergeant Jordi

Manga Gensō Suikoden III - The Successor of Fate. Sergeant Jordi atau lebih dikenal dengan Sergeant Joe, dia adalah seorang prajurit yang sangat setia dari Klan Bebek. Setelah ia terpisah dari kedua anaknya sebab pekerjaannya. Putra tertuanya tiba-tiba sakit karena serangan penyakit dan dalam keadaan sekarat. Namun, Jordi (Tenko Star) masih berada di sebuah pertempuran, karena kondisi pertempuran itu tidak menguntungkan, ia tidak diijinkan meninggalkan meninggalkan medan perang untuk bersama anaknya melewati waktu di ranjang kematiannya.
Keputusan untuk hidup sebagai seorang prajurit adalah hasil pemikiran keras dan melewati banyak pertimbangan. Akhirnya ia memutuskan untuk tinggal jauh dari keluarga. Dia bertemu Lucia kepala suku Karaya, ibunya Hugo dalam pertempuran melawan Zexen. Mereka bergaul karena hidup mereka sebagai prajurit.
Di kemudian hari ia menjadi mentor untuk Hugo, ia melatihnya di jalan prajurit. Jordi menyuruhnya untuk tidak menghabiskan terlalu banyak waktu berduka setelah kematian Lulu sahabat kecilnya. Kematian orang yang dicintai adalah fakta perang yang tidak dapat diubah. (sumber Suikosource dan Manga Gensō Suikoden III - The Successor of Fate karya Aki Shimizu, Kadokawa Corporation, Tokyo Japan 2002).

Meringankan Sunnat Dan Bacaannya (4)

Abu Hurairah r.a. berkata : Rasulullah s.a.w. telah membaca dalam sunnat fajar : QUL YA AYYUHAL KAFIRUN dan QUL HUWALLAHU AHAD. (HR. Muslim).

Ibn Umar r.a. berkata : Saya telah melihat Rasulullah s.aw. satu bulan selalu membaca dalam sunnat fajar : QUL YA AYYUHAL KAFIRUN dan QUL HUWALLAHU AHAD
. (HR. Attirmidzy).
----------------------
Tarjamah RIADHUS SHALIHIN II, Salim Bahreisy, Penerbit PT Alma’arif Bandung, Cetakan keempat 1979, halaman 182.

Sabtu, 14 Februari 2015

3 Tiket Menuju Syurga

TIME TUNNEL. Pagi itu selepas dluha, aku masih berkutat dengan buku dan “Microsoft Word”-ku mempersiapkan materi BLOG-ku. Dan tiba-tiba screen running-text diatas mesin lorong waktu ku menyala dan bertuliskan “TIKET SYURGA”, bergegas aku mempersiapkan diri dan menuju pintu lorong waktu untuk melintasi waktu.
Dan seperti bisanya setelah keluar dari mesin lorong waktu aku sudah berada di sebuah kebun kurma tak jauh dari pasar Madinah. Segera kulangkahkan kakiku menuju pasar menemui saudara Muslim Madinah yang bekerja pada sahabat Rasulullah ﷺ, Abdurrahman bin ‘Auf untuk berbagi ilmu denganku, tetapi baru saja mendekati pinggiran kebun kurma ku lihat seseorang tengah mengaso di bawah pohon kurma. Melihat sosoknya dari kejauhan mata dan ingatanku sudah tak asing lagi. Segera aku mendekatinya.
“Assallamu ‘alaikum saudaraku.”, sapaku.
“Wa ‘alaikum sallam, saudara Muslim masa depan.”, jawabnya.
“Syukurlah kita bertemu disini, apakah kehadiranku mengganggumu?”, kataku
“Tidak, silahkan duduk dekatku.”, jawabnya.
“Aku ingin bertanya adakah Rasulullah  ﷺ bercerita tentang amal kesalehan yang mendekatkan kepada Syurga?,”, tanyaku sambil menawarinya roti panggang dan sebotol teh kemasan.
“Hmmm…..”, gumamnya seperti tengah mengingat sebuah pelajaran.
“Beberapa waktu lalu saat saudara Muhajirin Abdullah bin Mas’ud mampir ke pasar, beliau bercerita bahwa Rasullullah  ﷺ memberi nasihat kepadanya ketika beliau bertanya tentang pekerjaan yang mendekatkan kita ke syurga. Penjelasannya waktu itu antara lain ; sholat pada waktunya, berbakti pada ibu bapak dan berjihad di jalan Allah. Itulah yang aku dengar saat itu.”, jelasnya padaku.
“Terimakasih, semoga Allah memberikan kemudahan kepada kita melakukan amal kesalehan yang membawa kita ke syurganya Allah.”, kataku.
“Amin….!!!”, jawabnya.
“Terimakasih, sudah berbagi nikmatnya makanan 1400 tahun lebih yang akan datang denganku”, ucapnya lagi.
“Sama-sama, semoga Allah memberkahi persaudaraan kita. Dan aku langsung saja pamit, sampai ketemu lagi lain waktu, Assallamu ‘alaikum ”, pamitku.
“Wa’alaikum sallam”, jawabnya.
-----------------
Inspirasi : Terjamah Hadits Shahih Muslim Jilid I, Penerbit Pustaka Al-Husna Jakarta 1984, Cetakan kelima, Hadits Nomer 54 halaman 78-79.

URUSAN JIHAD (23)

Dari Anas r.a.. Bahwasanya Nabi masuk di Mekah dan beliau memakai tutup kepala, dan ketika beliau membukanya, ada seorang laki-laki berkata : “Ibnu Khathal bergantung di kelambu Ka’bah”. Beliau bersabda : “Bunuhlah ia”. Muttafaq ‘alaih.

Ibnu Khatal adalah orang yang murtad yang kena hukum mati.
------------------------------------
Tarjamah BULUGHUL MARAM, Ibnu Hajar Asqalany, Penerbit : PT. Alma’arif Bandung, Cetakan ke tujuh, 1984, Bab Kitabul Jihad, halaman 477.

Jumat, 13 Februari 2015

Meringankan Sunnat Dan Bacaannya (3)

Ibn Abbas r.a. berkata : Adanya Rasulullah s.a.w. dalam sholat sunnat fajar membaca pada raka’at pertama : “QUULUU AAMANNA BILLAAHI WAMAA UNZILA ILAINAA WAMAA UNZILA ILAA IBRAAHIIMA WA ISMAA’ILA WAISHAAQO WAYA’QUUBA WAL ASBAATHI WAMAA UTIYA MUUSAA WA ‘ISAA WAMAA UTIYANNABIYUUNA MIN ROBBIHIM LAA NUFARRIQU BAINA AHADIN MINHUM WANAHNU LAHU MUSLIMUUN”. (Katakanlah : Kami percaya kepada Allah dan apa yang diturunkan pada kami dan yang diturunkan kepada Ibrahim dan Isma’il, dan Ishaq dan Ya’qub dan cucu-cucunya, dan apa yang diberikan pada Musa dan Isa dan yang diberikan pada Nabi-Nabi dari Tuhan mereka, tiada membeda-bedakan antara seorangpun diantara mereka, dan kami kepada Allah menyerah Islam). Dan pada raka’at yang kedua membaca : “AAMANNA BILLAAHI WASY HAD BI ANNA MUSLIMUUN”, atau membaca : “QUL YAA AHLAL KITAABI TA’ALAU ILAA KALIMATIN SAWA’IN BAINANA WABAINAKUM ALLAA NA’BUDA ILLALLAAHA WA LAA NUSYRIKA BIHII SYAI’AN WALAA YATTAKHIDZA BA’DLUNAA BA’DLAN”. (Hai ahlil-kitab marilah kamu kembali kepada suatu kalimat yang bersamaan dengan kami, tidak menyembah kecuali kepada Allah dan tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu lainnya, dan tidak mengangkat setengah kami sebagai Tuhan selain dari Allah. Dan apabila mereka mengabaikan itu, katakanlah kepada mereka : Saksikan oleh kamu bahwa kami Islam (Muslim) ta’at kepada Allah. (HR. Muslim).
----------------------
Tarjamah RIADHUS SHALIHIN II, Salim Bahreisy, Penerbit PT Alma’arif Bandung, Cetakan keempat 1979, halaman 181-182.

Kamis, 12 Februari 2015

URUSAN JIHAD (22)

Dari Abdurrahman bin Auf ra. tentang kisah terbunuhnya Abu Jahal, ia berkata : Maka dua sahabat berlomba-lomba dengan pedang mereka sehingga mereka membunuh Abu Jahal, kemudian mereka menghadap Rasulullah s.a.w. dan melaporkan kepadanya. Beliau bersabda : “Siapakah di antara engkau berdua yang membunuhnya. Apa engkau berdua yang membunuhnya?” Mereka berkata : “Tidak”. Kata Ahdurrahman : Lalu beliau memeriksa kedua pedangnya. dan bersabda : “Kamu berdua telah membunuhnya”. Kemudian beliau memutuskan bahwa barang rampasannya untuk Mu’adz bin Amr bin Jamuh” Muttafaq ‘alaih.
------------------------------------
Tarjamah BULUGHUL MARAM, Ibnu Hajar Asqalany, Penerbit : PT. Alma’arif Bandung, Cetakan ke tujuh, 1984, Bab Kitabul Jihad, halaman 476-477.

Rabu, 11 Februari 2015

Istilah Kondektur di BRT Trans Semarang

Definisi kondektur menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah orang yang memeriksa karcis atau menarik ongkos dan sebagainya (di kereta api, bus). Sedangkan menurut Gajimu.com , kondektur angkutan / transportasi adalah orang yang memeriksa dan memberikan tiket dan memastikan keselamatan dan ketenangan penumpang di kereta api, trem, bus dan kendaraan angkutan umum lainnya.
Kondektur di bus BRT Trans Semarang atau lebih keren-nya pramugara-pramugari BRT Trans Semarang memiliki tugas menarik tiket saat diatas bus (on board) BRT Trans Semarang atau disebut juga dengan PTA (Petugas Ticketing Armada) ketika bus BRT Trans Semarang menaikkan penumpang dari shelter transfer.  Kondektur bus BRT Trans Semarang juga bertugas memberi informasi, mengatur / mengingatkan / menegur / membantu jalan penumpang yang masuk / keluar armada, dan mengatur duduk penumpang agar tertata baik dan rapi dengan tetap menekankan prinsip mengutamakan penumpang yang berkebutuhan khusus (Ibu hamil, orang penyandang cacat, orang lanjut usia dan orang yang membawa anak kecil atau balita). 
Sedangkan petugas tiket di loket shelter transit atau shelter transfer sering disebut dengan PTS (Petugas Ticketing Shelter), tugasnya hanya melayani pembelian tiket penumpang BRT Trans Semarang di shelter yang penempatannya sudah ditentukan oleh perusahaan.

Meringankan Sunnat Dan Bacaannya (2)

Ibn Umar r.a. berkata : Adanya Nabi jika sholat malam dua-dua raka’at dan sholat witir pada akhir malam satu raka’at, kemudian Sholat sunat subuh jika telah mendengar adzan. (HR. Buchary dan Muslim).
----------------------
Tarjamah RIADHUS SHALIHIN II, Salim Bahreisy, Penerbit PT Alma’arif Bandung, Cetakan keempat 1979, halaman 181.

Selasa, 10 Februari 2015

URUSAN JIHAD (21)

Dari Auf bin Malik r.a. “Bahwasanya Nabi memutuskan bahwa barang rampasan (berupa pakaian, senjata, dan unta atau kuda) itu bagi yang membutuhkannya”. Diriwayatkan oleh Abu Daud dan asalnya dalam Muslim.
------------------------------------
Tarjamah BULUGHUL MARAM, Ibnu Hajar Asqalany, Penerbit : PT. Alma’arif Bandung, Cetakan ke tujuh, 1984, Bab Kitabul Jihad, halaman 476.

Koridor Klipang - PRPP

Beberapa saat yang lalu TravelNusa (Traveler Nusantara) kembali jalan-jalan dengan menggunakan bus BRT Trans Semarang, loncat dari koridor ke koridor memuaskan uang sejumlah 3.500 rupiah sekali jalan. Bus BRT Trans Semarang adalah sebuah moda transportasi massal yang murah dan merakyat. Dulu (awal tahun 2014), jika ingin pergi ke Cangkiran (koridor IV) baik dari Sisemut Ungaran (koridor II) ataupun dari Penggaron (koridor I) harus menyiapkan hati dari awal untuk bersabar mendapatkan bus BRT Trans Semarang ke arah Cangkiran yang lumayan lega dari sesaknya penumpang.
Tapi kini (mulai akhir 2 bulan lalu di tahun 2014) untuk tujuan Cangkiran TravelNusa (Traveler Nusantara) bisa berhenti di shelter Transit Stasiun Tawang untuk mendapatkan kursi kosong, jika TravelNusa (Traveler Nusantara) dari Sisemut Ungaran (koridor II) langsung berhenti di shelter Transit Stasiun Tawang dan pindah bus BRT Trans Semarang koridor IV arah Cangkiran. Sedangkan untuk TravelNusa (Traveler Nusantara) dari arah Penggaron berhenti dulu di shelter Transit SMA 5 di jalan Pemuda lalu ganti bus BRT Trans Semarang koridor II dan berhenti di shelter Transit Stasiun Tawang dan pindah bus BRT Trans Semarang koridor IV arah Cangkiran. Setidaknya untuk TravelNusa (Traveler Nusantara) yang pengen duduk lantaran tujuan akhir ke Cangkiran mulailah naik dari shelter Transit Stasiun Tawang. Lebih-lebih lagi jika TravelNusa (Traveler Nusantara) merasa sebagai orang penyandang cacat, ibu hamil, orang jompo atau orang yang membawa anak kecil, sangatlah tepat bila mendapatkan tempat duduk di shelter ini.
Sedangkan untuk TravelNusa (Traveler Nusantara) yang berangkat dari arah Pelabuhan Tanjung Mas untuk kemudian ingin ke arah Cangkiran, gunakanlah shelter Transit Balaikota jalan Pemuda, tetapi jangan berharap tinggi mendapat tempat duduk, mugkin saja saat bus BRT Trans Semarang koridor III nomor lambung genap melintas di jalan Imam Bonjol melewati Stasiun Poncol menaikkan penumpang yang baru saja turun dari Kereta Api.
Tetap santun dalam menggunakan bus BRT Trans Semarang ya sobat, prioritaskan orang-orang yang sangat memerlukan tempat duduk.

Shelter Transit
Shelter Transit Balaikota
Mulai 2 bulan di akhir tahun 2014 lalu, shelter Transit di jalan Pemuda (shelter Transit SMA 5 dan shelter Transit Balaikota) mulai dilakukan pengerjaan perluasan ruang tunggu. Dan bulan-bulan berikutnya menyusul perluasannya, antara lain shelter Transit Elizabeth, shelter Transit Karangayu dan lain-lain.
Tetapi sayang masih kurang pengadaan toilet, karena di shelter Transit ini menjadi shelter tersibuk, sebab hampir semua koridor I hingga IV melewati dan berhenti di shelter Transit jalan Pemuda. Sehingga waktu menunggu di shelter Transit akan semakin lama oleh sebab penumpukkan penumpang. Semoga semakin beranjak tahun kita mendapatkan kenyamanan ber-BRT-ria.

Jalur Baru
Pada minggu akhir bulan Januari 2015 lalu, aku menemukan shalter Transfer dan shelter Transit yang baru saja selesai dibangun, diantaranya yang berada di depan eks-Wonderia, dan ketika TravelNusa (Traveler Nusantara) mencoba untuk menggali informasi tentang keberadaan shelter tersebut, ternyata dalam bulan Maret 2015 nanti diperkirakan akan ada rute bus BRT Trans Semarang yang akan dibuka, Klipang - PRPP. Dan untuk uji coba rute baru tersebut, sementara hanya akan melayani rute dari Klipang lalu putar-balik ke arah Klipang lagi di Simpang Lima.
Cihuy....!!!, kawal hari launching koridor baru dan mencoba gratisannya. Nice trip with BRT Trans Semarang.

Senin, 09 Februari 2015

Meringankan Sunnat Dan Bacaannya (1)

‘Aisyah r.a. berkata : Adanya Nabi s.a.w. sholat sunnat dua raka’at yang ringan keduanya di antara adzan dan iqomah. (HR. Buchary dan Muslim).
Sholat sunnat fajar seringan-ringannya, hingga saya bertanya pada diri sendiri : Apakah membaca fatihah. Adanya Nabi sholat sunnat fajar jika mendengar adzan dan meringankannya.

Hafshoh r.a. berkata : Rasulullah s.a.w. jika mendengar adzan subuh sholat dua raka’at yang ringan. (HR. Buchary dan Muslim).
Dalam riwayat Muslim Adanya Nabi s.a.w. jika telah terbit fajar, maka tiada sholat kecuali dua raka’at yang ringan.
----------------------
Tarjamah RIADHUS SHALIHIN II, Salim Bahreisy, Penerbit PT Alma’arif Bandung, Cetakan keempat 1979, halaman 180-181.

BRT Trans "Women" Semarang

Selaksa Cerita. Sebuah kebetulan, seingatku sa'at itu di akhir minggu Januari 2015 jam 10.30 WIB. Dengan menggunakan bus BRT Trans Semarang III-005 BRT-Traveler naik dari shelter transit Elizabeth menuju arah simpang lima. Ketika itu berada di dalam bus BRT Trans Semarang ini dan BRT-Traveler baru ngeh ternyata penumpangnya cewek semua, kecuali BRT-Traveler, Sopir dan mas Bayu (kondektur). Dalam hati BRT-Traveler bergumam, hah.... seperti BRT Trans "Women" Semarang aja, BRT Trans khusus penumpang wanita. Nice Trip with BRT Trans Semarang.

Minggu, 08 Februari 2015

URUSAN JIHAD (20)

Dari Ubadah bin Shamit r.a. ia berkata, Rasulullah s.a.w. bersabda : “Janganlah kalian mengkhianati dalam hal barang rampasan (ghonimah), karena khianat itu adalah neraka dan cacat bagi pelakunya di dunia dan di akhirat”. Diriwayatkan oleh Ahmad, Nasa’i dan disahkan oleh Ibnu Hibban.
------------------------------------
Tarjamah BULUGHUL MARAM, Ibnu Hajar Asqalany, Penerbit : PT. Alma’arif Bandung, Cetakan ke tujuh, 1984, Bab Kitabul Jihad, halaman 476.

Fubar, The Gryphon

Manga Gensō Suikoden III - The Successor of Fate. Fuber (Tenku Star) adalah sebuah gryphon, makhluk berwujud perpaduan antara singa dan elang. Memiliki hubungan dekat dengan Hugo. Persahabatan ini dimulai ketika Hugo berusia 4 tahun, saat Fubar kehilangan induknya di hutan dekat Karaya Village. Ketika Fuber beranjak besar penduduk desa Karaya menganggap Fubar sebagai rakasa, siap untuk menyerang dan melukai. Hanya Hugo yang mampu naik di punggung Fubar. Rune-Nya, Shining Wind Rune, adalah sama seperti Feather's (Suikoden 2). Fubar sangat cerdas, dan dikabarkan untuk memahami bahasa manusia. Dia tinggal di Karaya Village bersama sukunya Hugo. (Sumber : Suikosource dan Manga Gensō Suikoden III - The Successor of Fate 1 karya Aki Shimizu, Kadokawa Corporation, Tokyo Japan 2002).

Sabtu, 07 Februari 2015

Tertawa Seperlunya

DALAM kadar yang wajar, tertawa bisa menjadi hal yang menyenangkan. Tak heran jika tertawa, stres yang melanda pikiran akan hilang, sehingga banyak orang yang mengatakan jika tertawa dalah obat stres yang bisa membuat manusia hidup bahagia. Padahal ini belum tentu benar, karena beribadah yang penuh keikhlasan jauh membahagiakan dibandingkan tertawa.
Sebuah penelitian mengatakan tertawa memang baik untuk kesehatan. Namun bagi Anda yang memiliki masalah kesehatan aneurisma otak (pelebaran pembuluh darah pada otak) dan penyakit arteri koroner disarankan tidak melakukan terawa yang terlalu berlebihan sebab akan membahayakan kesehatan, bahkan paling parah bisa menyebabkan kematian.
Tertawa yang terlalu kuat akan mengakibatkan dinding pembuluh darah akan melemah. Hal ini sangat berbahaya, sebab bisa membuat masalah kesehatan yang serius, dan bisa menjadi penyakit yang berbahaya.
Berikut ini beberapa penyakit yang disebabkan oleh tertawa, seperti yang dikutip dari palingseru.com :
1. Sinkop (pingsan)
2. Aritmia dan ruptur jantung (pecahnya otot jantung)
3. Serangan asma
4. Pneumotoraks (bocornya udara di paru-paru)
5. Cataplexy (kelumpuhan tiba-tiba pada saat penderita tidak bisa mengatur emosinya)
6. Hernia
7. Terkilir rahang

Oleh sebab itu, untuk menghindari 7 masalah kesehatan diatas, sebaiknya kita jangan tertawa terlalu berlebihan. Karena dalam ajaran Islam sendiri disebutkan bahwa segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. (Syeikh Ali Jaber).

Sangat Sunnat Sebelum Shubuh (2)

Abu Abdillah (Bilal) bin Robah r.a. datang kepada Rasulullah s.a.w untuk adzan, tiba-tiba ia ditanya-tanyai oleh ‘Aisyah hingga lambat adzannya, maka segera Bilal adzan dan lalu iqomah, sedang Rasulullah s.a.w. tidak segera keluar. Kemudian setelah nabi keluar dan segera sholat dengan orang-orang, Bilal memberitahu padanya bahwa ia telah ditanya-tanyai oleh ‘Aisyah hingga pagi benar, tetapi Nabi masih lama juga keluar. Jawab Nabi : Saya masih sholat sunnat fajar. Kata Bilal : Sudah pagi benar ya Rasulullah. Jawab Nabi : Kalau lebih pagi dari itu, saya tetap akan sholat sunnat subuh sesempurna-sempurnanya. (HR. AbuDawud).

Berarti sholat sunnat fajar tetap boleh meskipun bangunnya agak terlambat.
----------------------
Tarjamah RIADHUS SHALIHIN II, Salim Bahreisy, Penerbit PT Alma’arif Bandung, Cetakan keempat 1979, halaman 179.

Jumat, 06 Februari 2015

URUSAN JIHAD (19)

Dari Ibnu Umar r.a. ia berkata : “Rasulullah membakar dan memotong-motong pohon kurma Bani Nadlir.” Muttafaq ‘alaih.
------------------------------------
Tarjamah BULUGHUL MARAM, Ibnu Hajar Asqalany, Penerbit : PT. Alma’arif Bandung, Cetakan ke tujuh, 1984, Bab Kitabul Jihad, halaman 475-476.

Kamis, 05 Februari 2015

Sangat Sunnat Sebelum Shubuh (1)

‘Aisyah r.a. berkata : Adanya Nabi s.a.w. tidak pernah meninggalkan empat raka’at sebelum dhuhur dan dua raka’at sebelum shubuh. (HR. Buchary)

‘Aisyah r.a. berkata : Tiadalah kerajinan Nabi s.a.w. menepati sholat sunnat melebihi dari ketetapannya (kerajinannya) dalam sholat sebelum subuh. (HR. Buchary dan Muslim).

‘Aisyah r.a. berkata; Bersabda Nabi s.a.w : Dua raka’at sunnat sebelum subuh lebih baik dari dunia seisinya. (HR. Muslim)

Dalam lain riwayat : Lebih aku sukai dari dunia seisinya.
----------------------
Tarjamah RIADHUS SHALIHIN II, Salim Bahreisy, Penerbit PT Alma’arif Bandung, Cetakan keempat 1979, halaman 178-179.

Rabu, 04 Februari 2015

URUSAN JIHAD (18)

Dari Abu Ayyub r.a. ia berkata; Sesungguhnya ayat ini diturunkan di kalangan kita kaum Anshar, yakni firman Allah ta’ala : “Dan janganlah kalian mengulurkan tangan-tangan (menjatuhkan diri) kalian kepada kebiasaan”. Ia mengatakannya untuk menolak orang yang mengingkari yang menyerang tentara Rum sampai ia masuk di antara mereka”. Diriwayatkan oleh Imam yang Tiga (Abu Daud, Ibnu Majah dan Tirmidzy), dan disahkan oleh Tirmidzy, Ibnu Hibban dan Hakim.
------------------------------------
Tarjamah BULUGHUL MARAM, Ibnu Hajar Asqalany, Penerbit : PT. Alma’arif Bandung, Cetakan ke tujuh, 1984, Bab Kitabul Jihad, halaman 475.

Selasa, 03 Februari 2015

Keutamaan Sunnat Rawatib yang Mengikuti Sholat Fardlu (3)

Abdullah bin Mughoffal r.a. berkata : Rasulullah s.a.w. bersabda : Di antara tiap adzan dan iqomah ada sholat sunnat. Pada tiap antara adzan dan iqomah ada sholat sunnat. Pada tiap adzan dan iqomah ada sholat sunnat. Bagi siapa yang suka mengerjakannya. (HR. Buchary dan Muslim).
----------------------
Tarjamah RIADHUS SHALIHIN II, Salim Bahreisy, Penerbit PT Alma’arif Bandung, Cetakan keempat 1979, halaman 177.

Senin, 02 Februari 2015

Pinjam Tangan Seseorang untuk Membunuh

Ketika Berposisi Lebih Unggul, Strategi 3 Seni Perang Sun Tzu. Pinjam tangan seseorang untuk membunuh / Bunuh dengan pisau pinjaman (Jie Dao Sha Ren). Serang dengan menggunakan kekuatan pihak lain (karena kekuatan yang minim atau tidak ingin menggunakan kekuatan sendiri). Perdaya sekutu untuk menyerang musuh, sogok aparat musuh untuk menjadi pengkhianat, atau gunakan kekuatan musuh untuk melawan dirinya sendiri. (sumber : wikipedia dan Pandangan Kafy).

URUSAN JIHAD (17)

Dari ‘Ali r.a.; “Bahwasanya mereka berduel (berperang tanding satu lawan satu) pada perang Badar”. Diriwayatkan oleh Bukhary, dan dikeluarkan pula oleh Abu Daud dengan panjang.
------------------------------------
Tarjamah BULUGHUL MARAM, Ibnu Hajar Asqalany, Penerbit : PT. Alma’arif Bandung, Cetakan ke tujuh, 1984, Bab Kitabul Jihad, halaman 475.

Minggu, 01 Februari 2015

Keutamaan Sunnat Rawatib yang Mengikuti Sholat Fardlu (2)

Ibn Umar r.a. berkata : Saya sholat bersama Rasulullah s.a.w. dua raka’at sebelum dhuhur, dan dua raka’at sesudahnya, dan dua raka’at sesudah jum’ah, dan dua raka’at sesudah maghrib serta dua raka’at sesudah isya’. (HR. Buchary dan Muslim).
----------------------
Tarjamah RIADHUS SHALIHIN II, Salim Bahreisy, Penerbit PT Alma’arif Bandung, Cetakan keempat 1979, halaman 177.